DAHSYATNYA ENERGI DOA

On Behalf Of Phoenix Mind Institute
 

Sadarilah, tidak ada amal yang sia-sia dan lepas begitu saja. Yang baik akan menarik kebaikan dan yang buruk akan menarik keburukan. Sebuah kepastian bahwa setiap amal akan berubah menjadi entitas cahaya (jusmun nuraniyyun) yang berenergi. Amal shaleh akan berubah menjadi entitas energi positif dan amal salah/buruk berubah menjadi entitas energi negatif. Semua amal terekam oleh "black box" yang ada dalam diri kita. Semua amal akan direspons oleh semesta alam, dan isi respons sama dengan yang dikirim. Rasulullah Saw bersabda: 

كل يجازى بعمله، إن خيراً فخير وإن شراً فشر

Semua dibalas dengan amalnya. Jika baik kembali baik, jika buruk kembali buruk. 

Masalahnya adalah sejauh mana kekuatan energi amal shaleh itu dan sejauh mana kecepatan energi itu bergerak dan menarik kebaikan yang sama datang kepada kita. Masalahnya juga adalah sejauh mana respons semesta alam terhadap amal shaleh kita. Sedangkan kecepatan energi dan respons semesta alam sangat tergantung pada bashirah kita. Jika amal shaleh itu benar-benar keluar dari diri yang terbuka bashirahnya, maka dia akan segera sampai pada yang dituju dan menarik apa yang menjadi harapannya. Begitu juga doa, bila ia diucapkan oleh seseorang yang telah terbuka bashiranya, maka doa akan menjadi energi yang sangat cepat dan dahsyat menarik harapan. 

Akiksah. Seorang dokter spesialis ahli bedah tulang sedang mendapat undangan untuk mengikuti seminar penting di sebuah kota. Mengingat pentinganya acara itu, dia sudah persiapkan dirinya jauh-jauh hari untuk bisa menghadirinya. Tempat penyelenggaraan seminar ada di sebuah kota propinsi yang harus ditempuh dengan naik pesawat dua kali (transit dan ganti pesawat). Pesawat  pertama sudah mengantarkannya tiba di sebuah propinsi, dan selanjutnya dia harus pindah naik pesawat lain untuk menuju kota tempat seminar. Begitu masuk ke ruang tunggu pesawat berikutnya, ada pengumuman bawah karena suatu sebab, penerbangan harus ditunda sampai waktu yang tidak jelas. Kepada petugas, dokter ini ngomel-ngomel: "Waktu bagi saya adalah uang. Saya sudah berkorban tidak kerja hanya untuk acara seminar. Berapa banyak uang yang mestinya saya terima kalau saya bekerja. Sekarang waktunya sudah tinggal beberapa jam, kalau saya tidak bisa hadir, maka saya akan rugi besar."

 Petugas yang mendengar omelan dan kekesalan dokter itu tidak bisa berbuat apa-apa, toh dia hanya menjalankan tugas. Melihat kegelisahan sang dokter yang sangat beralasan itu, sang petugas memberikan saran sebaiknya sang dokter menyewa mobil saja toh kota yang  hendak dituju tidak terlalu jauh dari bandara itu. Atas saran itu sang dokter mendapatkan solusi. Segera dia menyewa mobil untuk mengejar waktu.

 Perjalanan darat sudah dimulai sambil memperhitungkan kecepatan laju kendaraan. Tiba-tiba di tengah jalan hujan lebat dan terus mengguyur sepanjang perjalanan. Ketika melewati jalan bercabang, mestinya sang dokter mengambil jalan yang membelok, tetapi dia mengambil jalan lurus. Dokter terus menyetir mobil sampai suatu saat merasa lelah, sementara hujan masih turun. Dokter berpikir mau berhenti sebentar sambil minum kopi jika menemukan sebuah rumah makan. Sayang dia tidak menemukan rumah makan, dan dia hanya melihat sebuah rumah dan itu satu-satunya yang ada di pinggir jalan. Maka berhentilah di depan rumah itu dan minta izin istirahat. Dari rumah itu keluarlah seorang nenak dan mempersilakan masuk orang asing itu, lalu menawarkan minuman hangat. Nenek segera memberikan secangkir kopi panas dan mempersilakan istirahat sambil menunggu hujan reda, lalu nenek minta izin masuk kamar mau mendirikan shalat.

 Saat shalat itulah sang nenak berdoa, dan di sebelahnya ada seorang anak kecil yang tertidur tidak berdaya. Dokter sempat mendengarkan doa nenek itu memohon kepada Allah untuk kesembuhan cucunya. Hati dokter sangat tersentuh. Maka saat sang nenek keluar dari kamar, dokter bertanya: "Nek, saya lihat nenek berdoa dan di sebelah nenek ada anak kecil yang tidur. Siapa dia dan kenapa dia nek?" Dengan suara pelan, nenek itu menceritakan keadaan yang dialami cucunya. Nenek berkata: "Anak kecil yang ada di dalam kamar adalah cucu saya. Dia anak yatim yang sudah sekian lama menderita sakit akibat terjatuh. Baru beberapa hari yang lalu ada orang yang bermurah hati mengantarkannya ke rumah sakit untuk berobat di kota ini, dan kemarin sore kami pulang dari rumah sakit itu. Dokter yang menangani cucu saya hanya sekedar memberikan obat yang bisa meringankan rasa sakit. Dokter itu bilang bahwa cucu saya harus dioperasi karena ada tulangnya yang mesti dibetulkan. Kata dokter itu, di negeri ini hanya ada seorang dokter bedah tulang, dan itu tempatnya sangat jauh, namanya Dokter Said, dialah yang bisa mengobati cucu nenek. Karena itulah, sejak tadi malam, setiap selesai shalat saya berdoa mudah-mudahan dipertemukan dengan dokter Said ahli bedah tulang itu."

 Sang dokter berkaca-kaca matanya. Dia ambil HP-nya yang ternyata lowbatt dan tidak ada sinyal sama sekali. Pikiran yang gelisah memikirkan cara untuk sampai ke tempat seminar mendadak lenyap saat mendengar kisah sang nenek. Dia mulai menyadari bahwa rencana perjalanan pesawatnya yang mendapat gangguan, hingga harus menyewa mobil dan menyetirnya sendiri  di bawah guyuran hujan sampai nyasar salah jalan adalah bentuk nyata kehendak dan kekuasaan Allah. Sepertinya Allah mengirimkan dirinya ke rumah nenek yang tidak pernah dikenal sebelumnya. Inilah cara Allah mengabulkan doa hamba-Nya yang yakin dan tulus. Dengan berlinangan air mata, dokter itu berkata: "Nenek, sayalah Dokter Said yang nenek maksud itu. Allah Maha Besar, Allah Maha Kuasa, Dia telah mengabulkan doa nenek. Kalau begitu, sekarang juga nenek bersiap-siap kita akan berangkat bersama cucu nenek ke rumah sakit di mana saya melakukan praktek. Saya akan rawat cucu nenek sampai sembuh betul."  

 Subhanallah…… Doa yang dipanjatkan oleh seseorang yang terbuka bashirahnya, dia menjadi energi yang kecepatannya satu hari sampai kepada Allah dan langsung dijawab. Amal shaleh yang dilakukan oleh orang yang terbuka bashirahnya akan menjadi energi dahsyat yang akan menarik kebaikan yang sama dan lebih baik dalam waktu yang sangat singkat. Alam semesta segera meresponnya dan memberikan apa yang menjadi harapannya.

Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ARTIKELIUS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger