Latest Post
Showing posts sorted by relevance for query kesehatan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query kesehatan. Sort by date Show all posts

Meniru Kantor Sehat dan Prestatif Ala Knock Travel

Karyawannya sudah terbiasa dengan pola makan sehat , perusahaannya dianugerahi berbagai penghargaan.

Knock Travel, adalah sebuah perusahaan biro perjalanan wisata. Karyawannya hanya 22 orang dan menempati sebuah gedung tiga lantai di Inggris. Selain terdaftar dalam Top Six Corporate Companies, perusahaan ini memiliki keistimewaan lain dalam hal pola hidup sehat karyawannya. Berikut ini beberapa keistimewaan yang dimilikinya yaitu:

·         Kesadaran para karyawan akan pola makan sehat meningkat. Menu makan siang lebih sehat dengan gizi seimbang hingga banyak dari para karyawan yang berhasil dalam program penurunan berat badannya.

·         Karyawan tetap merasa segar dan bersemangat untuk kembali bekerja setelah waktu istirahat selesai  

·         Kekompakan dan hubungan harmonis diantara karyawan semakin meningkat

·         Perusahaan mendapat penghargaan dari BBC, dinominasikan untuk medapat penghargaan dari Travel Trade Magazine, dan berbagai penghargan lainnya yang berdampak pada publisitas nama baik perusahaan.

·         Angka ketidakhadiran karyawan menurun

Apa rahasia berbagai keistimewaan Knock Travel tersebut ?.  Berikut ini adalah rahasia kantor sehat ala Knock Travel:

·         Karyawan dibiasakan setap hari menggunakan tangga untuk berjalan menuju tingkat 2 atau tingkat 3.

·         Setiap karyawan mendapat voucher discount dari spa kesehatan dan saat di kantor dialokasikan waktu selama 15 menit untuk pijat leher dan bahu setiap harinya.

·         Perusahaan mengadakan kompetisi berhadiah bagi karyawan yang paling banyak langkah berjalannya dengan diukur menggunaan pedometer.

·         Diadakannya "Minggu Buah dan Sayuran Segar", dimana pada satu minggu setiap tahunnya setiap karyawan wajib menyediakan buah atau sayuran segar di masing masing meja mereka dan diberi keterangan kandungan nutrisi dari buah atau sayuran tersebut.

·         Perusahaan mengadakan seminar mengenai nutrisi dan diet bagi karyawannya.

·         Fasiltas kesehatan karyawan dan keluarga seperti perawatan mata, perawatan gigi, aromatheraphy dan 24 jam layanan kesehatan ditanggung oleh perusahaan.

·         Para karyawan diajak untuk mengikuti acara acara bertema kesehatan sehingga mereka dapat menikmati faisilitas  periksa kadar kolestrol atau gula darah gratis, berbagai informasi kesehatan seperti diabetes, kolestrol, dan tema tema kesehatan lainnya.

·         Perusahaan selalu memberikan berbgai informasi seputar kesehatan melalui sarana majalah dinding yang dipasang di rung publik.

 

Anda siap meniru, memodifikasi, bahkan menciptakan ide baru dalam mewujudkan kantor yang sehat dan prestatif seperti diatas ?

 

Salam safety

By Widi Safari

 

 

8 Khasiat Bawang Bombay

Khasiat Bawang Bombai – Bawang bombai adalah salah satu rempah yang memberi cita rasa lezat dan aroma sedap pada masakan. Selain itu, bawang bombai juga memberikan manfaat lain dalam hal kesehatan. Bahan masakan yang termasuk dalam jenis bawang ini ternyata menyimpan banyak khasiat penting yang baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja khasiatnya? Simak ulasannya berikut ini..

Khasiat Bawang Bombai

1. Menjaga kesehatan jantung
Penelitian menunjukkan jika makan setengah potong bawang bombai dapat menurunkan kolesterol jahat. Hal ini secara otomatis juga akan menjaga kesehatan jantung. Khasiat bawang bombai akan terasa efektif jika dimakan mentah dan dikonsumsi secara rutin.

2. Melancarkan peredaran darah
Bawang bombai mengandung fitokimia, zat kimia atau nutrien yang dapat membantu vitamin C mengoptimalkan fungsinya terhadap tubuh. Adanya fitokimia dalam bawang bombai juga dapat meredakan inflamasi dan melancarkan peredaran darah, sehingga pada akhirnya dapat menjaga fungsi sistem kardiovaskular.

3. Mencegah osteoporosis
Bawang bombai mengandung senyawa khusus yang bisa menggantikan pengeroposan tulang pada wanita penderita osteoporosis. Oleh sebab itu, bila anda ingin mencegah osteoporosis dengan cara alami, maka konsumsilah bawang bombai secara teratur.

4. Membantu mengontrol gula darah
Bawang bombai juga mengandung kromium, merupakan mineral penting yang dapat membantu sel-sel  dalam merespon kinerja insulin untuk mengatur gula darah dalam tubuh agar tetap terkontrol.

5. Melancarkan Pencernaan
Bawang bombai kaya akan serat. Serat merupakan nutrisi yang sangat penting dalam menjaga kesehatan pencernaan tubuh. Pencernaan yang sehat akan menjauhkan anda dari hal-hal seperti susah buang air besar atau sembelit.

6. Meningkatkan sistem imun
Mengonsumsi bawang bombai juga bermanfaat dalam meningkatkan sistem imun tubuh dan mengatasi inflamasi. Sistem imun yang kuat merupakan kunci utama mempertahankan diri dari berbagai serangan penyakit.

7. Mencegah asma
Penelitian medis menunjukkan bahwa senyawa belerang yang terdapat pada bawang bombai dapat menghentikan formasi rantai biokimia yang bisa menyebabkan terjadinya asma. Bawang bombai juga memudahkan pencairan dahak pada pasien yang menderita batuk parah.

8. Mencegah kanker
Bawang bombai mengandung kuersetin (quercetin) dan senyawa flavonoid lainnya yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Flavanoid merupakan antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kuersetin telah diketahui dapat memperlambat atau bahkan menghentikan pertumbuhan tumor dan melindungi sel-sel dari ancaman kanker, terutama kanker usus besar.

via Merdeka, LiveStrong, and Organicfacts.net

 

WORKAHOLIC VS RESULTAHOLIC

 By Coach Yudhi

Sahabat yang miracle, selamat berWIRabUSAHA. Di hari WIRabUSAHA ini, ijinkan penulis sharing tips mengenai dunia kerja dan entreprenurship.  Topik di hari yang penuh Miracle ini adalah WORKAHOLIC versus RESULTAHOLIC

 

Sahabat miracle, dalam dunia kerja dan bisnis sering kali kita menemukan orang yang pekerja extra super duper keras. Seolah-olah ia hanya berfokus pada pekerjaan, pekerjaan, pekerjaan dan pekerjaan.

 

Adakah Siantar pembaca yang seperti itu? Adakah di antara pembaca yang mengalami kecanduan workaholic, Kebanyakan workaholic tidak akan mengakui dirinya sebagai seorang workaholic. Hal ini serupa dengan orang yang mengalami alkoholik yang tidak akan mengakui dirinya sebagai seorang alkoholik.

 

Bagaimana sich cara sederhana dan mudah untuk menentukan diri anda, bawahan anda, atau rekan kerja anda adalah seorang workaholic atau bukan? Untuk mengetahui hal tersebut, tanyakan hal ini pada orang yang anda curigai sebagai workaholic.

 

1.       Apakah anda bekerja lebih dari 55 jam dalam seminggu?

2.       Apakah anda membawa pekerjaan anda pulang ke rumah bahkan akhir pekan pun mengerjakan pekerjaan anda?

3.      Apakah anda di akhir pekan tetap masuk ke kantor anda atau melakukan pekerjaan anda?

4.      Apakah anda Sering melakukan panggilan telepon yang berkaitan dengan pekerjaan di malam hari atau akhir pekan?

5.      Apakah anda sering membicarakan pekerjaan anda bahkan dengan teman-teman anda?

 

Jika semua jawaban di atas adalah YA, maka anda atau rekan kerja anda telah terjangkit virus workaholic. Virus workaholic ini berbahaya bagi kehidupan anda. Hal ini dikarenakan virus ini akan merusak keseimbangan hidup anda.

 

Seorang yang sukses bukanlah seorang yang berorientasi hanya pada karier saja melainkan seseorang yang dapat menyeimbangkan seluruh area kehidupannya seperti kesehatan, rekreasi, spiritual, aktivitas sosial, keluarga, pengembangan diri. Semua area tersebut harus berkembang secara bersamaan untuk meningkatkan kualitas kehidupan anda.

 

Saat anda menjadi workaholic, yang terjadi adalah anda mulai mengabaikan area kesehatan anda. Apa yang terjadi ketika kualitas kesehatan anda mulai berkurang, maka anda pun akan dipaksa untuk beristirahat dalam jangka waktu yang lebih panjang sehingga berdampak bagi kesehatan anda.

 

Bagi anda atau rekan anda yang mengalami workaholic, tawarkan sebuah hal baru yang dinamakam RESULTAHOLIC. Workaholic dan Resultaholic merupakan dua hal yang berbeda. Workaholic berfokus hanya pada kerja, kerja, kerja dan kerja sedangkan RESULTAHOLIC berfokus pada hasil, hasil, hasil, dan hasil.

 

Ketika anda atau rekan anda memilih sebagai RESULTAHOLIC maka anda atau rekan anda akan mendapatkan lebih banyak waktu yang dapat dimanfaatkan untuk area lain dalam kehidupan anda, misalnya keluarga, aktivitas sosial atau aktivitas kesehatan. Selain itu anda pun akan mampu meminimalkan stres kerja anda.

 

Bagaimana cara untuk menjadikan diri anda atau rekan kerja anda sebagai RESULTAHOLIC? Ada 3 Langkah Miracle untuk menjadikan diri anda sebagai seorang yang RESULTAHOLIC?

 

Miracle Step #1. PASTIKAN NILAI RESULT ORIENTED ADA DI DALAM SALAH SATU VALUE/NILAI ANDA DALAM KONTEKS KARIER DAN PEKERJAAN.

Apakah anda tahu apa saja nilai-nilai yang menggerakkan aktivitas kehidupan anda? Berbicara mengenai nilai-nilai ini, saya ada kisah menarik mengenai seorang kawan. Kawan saya ini belajar mengenai Neuro Linguistic Programming (NLP) utamanya mengenai Values dari saya. Ia menjadi antusias dengan values ini dan kami melakukan sebuah eksperimen sederhana. Dalam konteks hidup, awalnya ia memiliki value spiritual, keluarga, aktivitas sosial dan karier. Karir berada pada posisi terbawah dari prioritas nilai-nilai yang membangun dan mempengaruhi kehidupannya.

 

Akhirnya saya membantu mengubah prioritas Value/Nilai nya dengan memposisikan Karir pada peringkat kedua teratas menggunakan Neuro Lingusitic Programming. Akibat dari hal ini adalah teman saya ini menjadi workaholic. Ia bahkan menjadi ekstra disiplin terhadap bawahan nya yang mengakibatkan hubungan dengan bawahannya menjadi tidak baik. Selain itu, keluarganya pun mulai mengeluhkan sikapnya yang mulai acuh terhadap keluarganya.

 

Perubahan nilai-nilai kehidupan akan memberikan dampak yang signifikan dalam perubahan sikap, perilaku, kebiasaan sehari-hari. Pengalaman hampir serupa pun terjadi saat dalam kelas Training Miracle Value Alignment yang saya lakukan pada sebuah Bank. Ada seorang karyawan yang memiliki nilai dasar dalam konteks karier adalah FUN, UANG, PENGERTIAN. Dari konteks ini saya menyarankan memindahkan Uang pada skala prioritas itu dan memindahkannya ke prioritas paling akhir dan memasukkan RESULT ORIENTED pada prioritas kedua. Akibatnya, terakhir bertemu dengan nya ia menceritakan sejak Kelas Training tersebut, produktivitas kerjanya menjadi meningkat dan prestasi kerjanya pun ikut meningkat.

 

Miracle Step #2. Temukan 20% Dari Proses Kerja Yang Memberi Dampak 80% Pada Keseluruhan Hasil Kerja

Hukum Pareto adalah salah satu hukum yang paling sering penulis informasikan, ajarkan, bahkan penulis terapkan dalam kehidupan penulis sendiri. Dalam hukum pareto, terdapat 80% aktivitas kerja yang memberikan dampak 20% pada keseluruhan hasil kerja. Selain itu hanya ada 20% proses kerja anda yang memberikan dampak 80% bagi keseluruhan hasil kerja.

 

Seorang Resultaholic akan menganalisa semua proses kerja dan menemukan 20% dari proses kerja tersebut yang memberi dampak 80%. Biasanya 20% proses tersebut berkaitan dengan Management kerja.

 

Bagaimana dengan 80% dari aktivitas kerja yang lain? Untuk 80% aktivitas kerja yang lain dapat anda ubah skala prioritas nya menjadi tidak penting untuk anda kerjakan setelah 20% aktivitas utama anda selesaikan. Selain itu anda dapat mendelegasikan 80% aktivitas tersebut ke bawahan anda, rekan anda.

 

Ketika anda mendelegasikan aktivitas tersebut, maka anda sepenuhnya dapat berfokus pada aktivitas yang berorientasi pada hasil.

 

Miracle Step #3. Prioritaskan Waktu Anda.

Saya yakin dan percaya anda pasti telah mendengarkan mengenai Time Quadrant yang merupakan pembagian waktu kerja berdasarkan skala prioritas kerja. Dalam Time Quadrant tersebut ada 4 area pekerjaan, yaitu penting dan mendesak, penting dan tidak mendesak, tidak penting dan mendesak, tidak penting dan tidak mendesak.

 

Area penting dan mendesak biasanya adalah hal-hal yang sifatnya darurat karena terjadi perubahan situasi kerja yang terjadi secara ekstrim. Selain itu, biasanya pekerjaan pada area ini adalah hasil dari penundaan untuk pekerjaan penting dan tidak mendesak. Kebanyakan orang menyukai bekerja di ujung deadline.

 

Mereka beranggapan pada saat berada di ujung deadline, kreativitas mereka meningkat. Ini terjadi karena pikiran bawah sadar melihat adanya ancaman dengan diri kita sehingga memunculkan kreativitas. Sebenarnya kreativitas tersebut tidak hanya bisa dimunculkan saat seseorang berada pada posisi kepepet dan terdesak, melainkan dapat terjadi dengan memanfaatkan konsep EmoButton.

 

Area Kedua adalah Penting dan Tidak Mendesak.  Ini adalah area ideal untuk semua aktivitas kerja yang memberikan dampak hasil yang signifikan. Optimalkan kerja anda pas area ini untuk meningkatkan hasil yang signifikan dan mengurangi beban stres yang dipicu dari pekerjaan anda.

 

Area ketiga, adalah tidak penting dan mendesak. Biasanya pada area ini terdapat hasil delegasi rekan kerja anda yang tidak mengenal 20% dari aktivitas kerjanya yang memberikan dampak. Anda sebisa mungkin menghindari delegasi tersebut.

 

Area keempat adalah tidak penting dan tidak mendesak. Ini biasanya aktivitas yang berkaitan dengan hal di luar pekerjaan anda. Anda pun disarankan untuk memberikan alokasi waktu yang khusus untuk area ini. Hal ini bermanfaat untuk mengurang stres kerja anda dan melakukan perubahan pola pada aktivitas sehari-hari anda yang dapat berpotensi munculnya perasaan bosan dengan pekerjaan anda.

 

Dengan melakukan 3 Langkah Miracle tersebut, maka anda telah melakukan transformasi dari WORKAHOLIC menjadi RESULTAHOLIC. Jadikan diri anda sebagai RESULTAHOLIIC dan jadilah pemenang dalam kehidupan anda.  Berbeda dengan RESULTAHOLIC, orang WORKAHOLIC memang memenangkan aktivitas kariernya, tetapi hanya berlangsung sementara karena akan ada area lain dalam kehidupannya yang membatasi dia. Akibatnya ia akan mengalami kegagalan dalam karirnya.

 

Seorang yang gagal hanyalah seseorang yang gagal berkomunikasi dan peka terhadap yang terjadi di dalam dirinya. Karena itu, untuk melakukuan percepatan kesuksesan dan menghadirkan Miracle maka anda pun harus peka terhadap semua sinyal-sinyal yang diberikan oleh Pikiran Bawah Sadar anda. Jangan abaikan sinyal tersebut, kelola dan tangani sinyal tersebut dan jadilah MIRACLE.

 

 

Empat Penyakit Mengintai di Musim Hujan

Sumber: plasamsn.com

 

Pada musim hujan, peningkatan kasus diare mencapai 34 persen. Yang paling tinggi flu dan batuk sekitar 42 persen. Trauma 5 persen, sementara asma 3 persen.

Pada musim hujan, peningkatan kasus diare mencapai 34 persen. Yang paling tinggi flu dan batuk sekitar 42 persen. Trauma 5 persen, sementara asma 3 persen.

Musim hujan sudah tiba. Banyak yang gembira menyambut derai hujan. Ada yang rindu bau tanah saat beberapa titik air terjun bebas dari langit. Musim hujan menyisakan dua persoalan yakni basah dan temperatur yang lebih dingin sekaligus lembap. Keadaan ini menjadi medium terbaik untuk berkembangnya kuman-kuman. Yang paling sering berkembang adalah rota virus dan entamuba coli.

Diare di Musim Hujan: 34 Persen“Air hujan mengalir, perlahan menggenangi permukiman. Kemungkinan septic tank tergenang meninggi. Bukan tidak mungkin kotoran ikut hanyut dan menyembul ke permukaan. Kotoran tersentuh tangan manusia, maka muncul penyakit,” terang dr Rachmat Sentika (56) dalam talk show “Selamatkan Jutaan Jiwa Dengan Cuci Tangan Pakai Sabun” yang diprakasai Lifebuoy.

Musim hujan kerap diboncengi kuman stapilo coccus dan streptococcus. Dua kuman ini, menurut Rachmat, menyebabkan batuk dan flu. Kuman lain, Vibrio cholerae membawa potensi diare. Intinya, musim hujan identik dengan empat penyakit yakni diare, flu-batuk, asma, dan trauma.

“Pada musim hujan, peningkatan kasus diare mencapai 34 persen. Yang paling tinggi adalah flu dan batuk sekitar 42 persen. Trauma 5 persen, sementara asma 3 persen,” Rachmat menukas. Lalu apa yang dimaksud trauma? Begini, genangan air hujan sering membawa serta benda-benda tajam seperti batu, pecahan beling, atau bilah besi yang berkarat.

Benda-benda ini bertebaran di teras, halaman rumah, atau jalanan. Bahaya ini sering luput dari pengawasan ibu dan anak-anak. Terinjak kaki dan memicu bahaya lain yang lebih besar seperti infeksi. Contoh lain, lantai yang basah (atau tergenang) air hujan sering membuat anggota keluarga terpeleset. Insiden ini menimbulkan luka lebam sampai patah tulang.

Pusing di Musim Hujan: 59 PersenRachmat menyarankan enam langkah sederhana yang bisa dilakukan selama musim hujan:

1.Sering mandi dengan air hangat.Air hangat merangsang sirkulasi dan aliran darah. Manfaat lain, air hangat membuka pori, membuat tubuh lebih mudah dibersihkan. Uap air hangat diyakini bisa melegakan dahak.

2.Segera membersihkan tubuh dan baju setelah hujan-hujanan.

3.Cuci tangan pakai sabun.Cuci tangan berkorelasi kuat terhadap penyakit sampai 46 persen. Korelasi cuci tangan dengan penyakit di Indonesia bahkan mencapai 56 persen. Kasus diare dan flu menurun saat responden cuci tangan pakai sabun.

“Indikasinya, penelitian pada tahun 2010 di sekolah-sekolah. Angka absensi turun sampai 56 persen. Menariknya, kebiasaan ini harus dilakukan terus menerus agar psikomotor-nya terbiasa. Cuci tangan pakai sabun sehari lima kali selama 21 hari sudah cukup membangun kebiasaan sehat di rumah,” Rachmat menambahkan.

Ini diperkuat fakta baru dari Direktur Pusat Penelitian The Hygine Center London School of Hygiene and Tropical Medicine, Dr Valerie Curties, BSc, MSc, PhD. Menurut Valerie, risiko terkena diare pada anak-anak yang terbiasa cuci tangan dengan sabun menurun hingga 50 persen. “Sekitar 17 ribu jiwa di Indonesia setiap tahun terhindar dari diare dengan kebiasaan sederhana ini. Cuci tangan sebelum sarapan, bersantap siang, makan malam, setelah buang air besar, dan mandi dengan sabun,” demikian Valerie menggarisbawahi.

4. Lebih sering menggunakan baju hangat atau jaket.

5. Hindarkan kepala dari air hujan, gunakan payung.“Pakai jaket dan payung supaya tidak kehujanan. Terdengar sepele, ya?” celetuk Rachmat seraya membeberkan penelitian Dr Mark Connely dari Children’s Mercys Hospital and Clinic, Missouri Amerika. Penelitian Connely mengerucut pada kesimpulan, selama periode hujan, risiko anak-anak terserang sakit kepala melonjak hingga 59 persen. Sementara pada musim kemarau, risiko pusing anak-anak hanya 21 persen.

6. Pastikan lantai rumah selalu kering. Ini sebagai langkah preventif menghindari trauma.

Ternyata menjaga kesehatan di musim hujan itu mudah, ya? “Tambahan dari saya untuk para ibu. Menjaga kesehatan jangan hanya dilakukan di musim penghujan. Cucilah tangan Anda sebelum mengolah makanan, sebelum mengurus bayi dan menyusui, atau setelah bersentuhan dengan hewan,” beri tahu Rachmat. Ingat Bu, tangan salah satu pintu gerbang bagi penyakit.

“Tangan tercemar ketika kita memegang pintu, daun pintu di toilet, memegang gagang telepon, tombol-tombol di lift, kursi ruang tunggu, bersalaman dengan orang sakit, dan memegang uang,” pungkas Rachmat. Wah, ternyata uang bisa jadi sarang bakteri!

(wyn/adm)

 

 

============================================================================================================ 

 

Agar Anak tidak Mudah Diare, Simak Dulu Ini

 

REPUBLIKA.CO.ID, Saluran cerna merupakan organ paling penting pada tubuh. Masuknya makanan ke dalam tubuh membuat saluran cerna menjadi penghubung dunia luar dengan 'dunia' dalam tubuh.

Pada bayi yang baru lahir fungsi saluran cerna belum sempurna. Memasuki usia empat bulan barulah fungsi saluran cerna anak lebih sempurna lagi meskipun secara panjang ususnya baru setengan panjang usus orang dewasa.

Dr Iwan Hartanto, SpA dari RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, mengatakan, karena fungsi saluran cerna anak belum sempurna maka asupan gizinya harus diperhatikan benar dan hati-hati saat memberikan makanan pada bayi supaya anak tidak mengalami gangguan pecernaan.

''Perkembangan kesehatan anak pada masa awal kehidupannya juga sangat dipengaruhi oleh kesehatan saluran cerna yang baik,'' kata Iwan.

Dr Muzal Kadim SpA, staf Divisi Gastrohepatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM, menjelaskan, enzim pencernaan pada anak di bawah usia setahun belum sempurna terbentuk, permukaan dalam usus atau mukosanya pun masih belum setebal mukosa orang dewasa.
Maka itu, makanan yang diberikan harus disesuaikan agar dapat dicerna dan diserap dengan baik. ''Bila tidak, akan timbul gangguan pencernaan seperti diare, kembung, muntah dan sakit perut,'' ujarnya.

 

 

Tubuh Orang Kaya dan Miskin Punya Kandungan Senyawa Kimia yang Berbeda

Jakarta, Masalah kaya dan miskin bukan hanya perkara nasib. Perbedaan status sosial ternyata ikut menentukan risiko kesehatan seseorang. Kalau perkara uang memang sudah jelas, tapi penelitian menemukan orang kaya dan miskin memiliki racun yang berbeda.

Para ilmuwan di University of Exeter menemukan bahwa bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam tubuh orang kaya berbeda dengan orang miskin. Bahkan bisa dikatakan, jenis racun yang terkandung dalam tubuh seseorang tergantung pada tingkat kekayaannya.

Dr Jessica Tyrrell dan timnya menganalisis data dari Survei Pemeriksaan Gizi dan Kesehatan Nasional AS. Tujuannya untuk melihat kemungkinan adanya kaitan antara status sosial ekonomi seseorang dengan prevalensi bahan kimia tertentu di dalam tubuhnya.

Awalnya mereka berharap menemukan orang dengan status sosial ekonomi yang rendah cenderung lebih banyak memiliki racun di dalam tubuhnya. Ternyata hasil temuannya berbeda dari yang diharapkan.

"Kami menemukan bahwa ketika seseorang menjadi lebih makmur, perubahan gaya hidup mengubah jenis bahan kimia dalam tubuhnya, bukan mengurangi jumlahnya secara keseluruhan. Kesadaran ini berdampak besar pada penumpukan bahan kimia. Kita harus menangani perbedaan kelompok berdasarkan gaya hidupnya, bukan pendapatannya," kata Dr Tyrrell.

Seperti dilansir Daily Mail, Senin (5/8/2013), dr Tyrell dan timnya membandingkan hasil pemeriksaan kesehatan dari 6 populasi yang berbeda. Hasilnya, para peneliti mampu menemukan hubungan yang kuat antara 18 bahan kimia yang berbeda dengan tingkat kemiskinan.

Mereka yang punya pendapatan lebih tinggi cenderung lebih banyak memiliki racun seperti merkuri, arsen, cesium, dan talium. Diyakini, gaya hidup dan pola makan berperan penting dalam akumulasi racun-racun ini.

"Pepatah lama 'Anda adalah apa yang Anda makan' tampaknya benar ketika menjelaskan beberapa tren yang kita lihat dalam data. Tentu sangat mungkin bahwa konsumsi ikan dan kerang bertanggung jawab atas penumpukan merkuri, arsen, dan talium," kata Dr Tyrrell.

Penggunaan tabir surya juga menjadi faktor penting dalam penumpukan benzofenon-3 pada orang-orang kaya. Diduga, orang-orang dari kelompok sosial ekonomi yang lebih tinggi cenderung menggunakan produk yang mengandung bahan kimia tersebut.

Di sisi lain, mereka yang berpendapatan lebih rendah lebih mungkin memiliki racun seperti timbal, kadmium, antimon dan bisphenol A. Kebiasaan merokok dan pola makan yang buruk adalah salah satu faktor pemicu timbunan timbal dan kadmium dalam kelompok ini.

Sayangnya, dr Tyrell menegaskan, paparan bahan kimia dalam jangka panjang, bahkan dalam jumlah yang sangat kecil, dapat menyebabkan sejumlah efek merugikan kesehatan seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.


(pah/vit)
http://health.detik.com/read/2013/08/05/145617/2324578/763/tubuh-orang-kaya-dan-miskin-punya-kandungan-senyawa-kimia-yang-berbeda?991104topnews

__._,_.___

 

 

Tulisan Tangan ?

Ada Rahasia Apa di Balik Tulisan Tangan?

Nurvita Indarini

 

Jakarta, Tulisan tangan setiap orang menyimpan rahasia. Setiap huruf yang ditorehkan bisa menggambarkan karakter seseorang. Nah, ilmu untuk mempelajari tulisan tangan disebut grafologi.

Melalui grafologi, seseorang bisa mengetahui karakteristis dan perilaku seseorang. Sepertinya sulit dipercaya, namun ini fakta. Karena masih banyak yang tidak percaya, maka tak heran jika grafologi adalah topik yang kontroversial.

Grafologi sama sekali berbeda dengan sulap dan berbeda pula dengan astrologi. Sebab grafologi merupakan kombinasi dari ilmu pengetahuan dan psikologi manusia.

Coba Anda perhatikan baik-baik, setiap orang memiliki tulisan yang berbeda-beda. Mungkin sekilas ada yang mirip, namun jika diperhatikan baik-baik ada sesuatu yang berbeda. Karena itu, detail dalam menulis huruf dengan tangan bisa mengidentifikasikan perilaku si penulis.

Tanda tangan kerap dianalisa untuk mencari tahu bagaimana sifat dan perilaku seseorang.
Sebab tanda tangan sering kali dilihat sebagai cermin karakter seseorang. Misalnya saja tanda tangan dengan tanda garis di bawah nama mengindikasikan bahwa seseorang memiliki rasa percaya diri dan mempertahankan keseimbangan dalam hidup, seperti dilansir Boldsky.

Sementara itu goresan tanda tangan juga berbeda-beda antara orang yang satu dengan orang yang lain karena masing-masing orang memang memiliki karakter yang berbeda. Nah, saat mempelajari atau menganalisa tulisan tangan, ingatlah bahwa mood juga mempengaruhi tulisan.

Manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Karena itu perilaku seseorang pun bisa berubah, sebagaimana perubahan tulisannya. Mungkin jika memperbandingkan tulisan seseorang saat ini dengan 4 atau 5 tahun lalu, bisa diketahui perubahannya dengan mudah. Namun ada orang yang 'penyakitnya' atau kelemahan sikapnya tidak berubah sehingga membutuhkan pengobatan.

Grafoterapi diresepkan untuk orang-orang yang perlu mengubah tulisan tangannya. Maksudnya adalah untuk memperbaiki diri di berbagai bidang kehidupan. Sebab ini merupakan jenis laihan mental. Apalagi banyak perusahaan yang melakukan tes tulisan tangan dalam proses perkrutan karyawan untuk melihat keterampilan manajerial atau analisis kapasitas kerja.

Jika ada yang berpikir grafologi bisa mempediksi masa depan, maka hal itu tidak perlu dipercaya. Sebab nyatanya tidak ada masa depan yang bisa dibaca melalui coretan tangan.

Memang tidak semua orang yakin dengan analisa grafologi. Sebab setiap orang memiliki perspektif masing-masing dalam melihat sesuatu. Namun yang jelas seseorang perlu berlatih untuk mendapatkan perubahan positif dalam dirinya.


 

Kesehatan Psikologis Seseorang Pengaruhi Tulisan Tangannya

Ajeng Annastasia Kinanti 


Jakarta,
 Menulis dengan tangan merupakan aktivitas yang hampir selalu dilakukan banyak setiap harinya. Saat melakukan penulisan dengan tangan, beberapa faktor dinilai sangat mempengaruhi bentuknya, termasuk status kesehatan psikologis orang tersebut. Nah, ini cara grafolog menentukan sehat atau tidaknya jiwa seseorang dari tulisan tangannya.


"Tulisan tangan dapat menjadi indikator kesehatan psikologis penulisnya. Ilmu analisa tulisan tangan atau lebih umum dikenal sebagai grafologi, merupakan bagian dari ilmu analisa psikologi. Oleh karena itu, kondisi kesehatan psikologis seseorang dapat dilihat melalui bentuk tulisan yang dibuatnya," papar Putro Perdana, S.Sos, CMHA, seorang grafolog dengan spesialisasi di bidang forensik tulisan tangan kepada detikHealth, Kamis.

Menurutnya, saat tulisan yang dibuat terlihat memiliki ritme yang tidak seimbang, maka hal tersebut menunjukan bahwa kondisi psikologis orang tersebut juga sedang mengalami masalah. Sebab tulis-menulis bukan hanya sekadar gerakan motorik, namun merupakan suatu tindakan kompleks yang melibatkan alam sadar dan alam bawah sadar. 

"Pikiran sadar menuliskan isi tulisan, namun pikiran bawah sadar yang menentukan bentuk tulisannya," ujar Putro yang juga telah memperoleh sertifikasi internasional sebagai seorang Certified Master Handwriting Analyst.

Sementara itu dikutip dari Psychology Today, penulisan yang sedikit miring ke arah kiri merupakan salah satu indikasi bahwa penulisnya sedang menahan emosi. Sebaliknya, jika tulisannya sedikit miring ke arah kanan maka penulisnya sedang terbawa oleh perasaan.

Jika tulisan yang ada sedikit tak stabil ke arah kiri dan kanan, maka dapat dipastikan pula bahwa pikiran penulisnya saat itu juga sedang tidak stabil. Ini mencerminkan bahwa ada kemungkinan orang tersebut sedang berbohong atau sedang mengalami stres yang signifikan.

 

Have a positive day !

 

 

Membuka Tabir Tenaga Dalam Nusantara bag 7 & 8 (tamat)

Menyingkap Tabir Tenaga Dalam Nusantara #7

August 10, 2009 at 3:31pm

DARI MANAKAH TRADISI TENAGA DALAM METAFISIK NUSANTARA BERMULA ?

Sejarah Tenaga Dalam Metafisik Nusantara dapat dipastikan bermula dari sejarah Pencak Silat itu sendiri, sesuai dengan kesatuan konsep “Kanuragan”, “Kasepuhan”, dan “Kasunyatan”.

Akan tetapi, jika kita kembali melihat fenomena yang terjadi pada tahun 80an, dimana popularitas tenaga dalam tiba-tiba “meledak”, dan tetap berlanjut sampai dengan hari ini (walau tidak sepopuler tahun 80an), maka aliran-aliran tenaga dalam “baru” yang konon di-klaim sebagai tenaga dalam “ilmiah” dan “moderen” ini dapat dikatakan berakar dari dunia persilatan nusantara di abad ke-19.

Generasi 1 : Pada generasi pertama ini, tercatat suatu aliran yang secara de-facto dianggap sebagai induk dari tenaga dalam moderen, yaitu “Sabandar Kari Madi”, yang merupakan gabungan dari keilmuan 3 tokoh silat abad 19, yaitu Mama Sabandar (pendekar Pagaruyung), Bang Kari (Betawi), dan Bang Madi (Betawi). Aliran “Sabandar Kari Madi” ini berkembang di daerah Cianjur – Padalarang. Bentuk dasar Jurus TD “Sabandar Kari Madi” masih terkesan “keras”, karena masih lekat dengan pencak silat. Sebagai contoh, gerakan kaki masih “menghentak”, seperti halnya pencak silat.

Generasi 2 : Pada generasi ini tercatat beberapa nama penerus dari “Sabandar Kari Madi”, antara lain : H.M. Toha (Sin Lam Ba, Jakarta), S. Andadinata (Margaluyu, Rancaekek), Nampon (Nampon Trirasa, Bandung), dan Abah Zaki (Al-Hikmah, Jakarta). Jurus TD pada generasi ini mulai lebih halus, antara lain dengan pengubahan langkah jurus dari semula “menghentak” menjadi “menyeret”, dan pada generasi inilah mulai dikenal standar : 10 Jurus.

Generasi 3 : Pada generasi ini, dapat dianggap saat dimulainya format tenaga dalam yang lebih moderen, dalam arti telah memiliki format organisasi, serta sarana berlatih yang lebih moderen pula. Generasi ini dipelopori oleh perguruan “Prana Shakti” yang didirikan oleh Aspan Panjaitan pada awal tahun 70an, bermarkas di kota Yogyakarta. Perguruan ini memiliki silsilah keilmuan ke perguruan Margaluyu. Pada saat ini dimulainya pemisahan antara “Tenaga Dalam” dari induknya yaitu “Pencak Silat”, atau dengan kata lain aliran generasi ke-3 ini langsung “melompat” ke wilayah “Kasepuhan”. Pada generasi ini, Jurus tenaga dalam menjadi lebih “indah” dan mulai berlaku pola penahanan napas.

Generasi 4 : Pada generasi ini mulai berlangsung duplikasi besar-besaran, sehingga dapat dikatakan hampir seluruh perguruan “Tenaga Dalam” yang dibentuk mulai kurun waktu ini merupakan duplikasi semata dari generasi sebelumnya. Ironisnya justru pada generasi inilah perkembangan “Tenaga Dalam” Indonesia, khususnya TD Metafisik mengalami “booming” (sekitar tahun 1985 – 1995). Tercatat beberapa perguruan terkenal yang dapat dianggap sebagai perguruan generasi ke-4, antara lain : Satria Nusantara, Kalimasada, Sinar Putih, Pendawa Padma, Al-Barokah, Al-Ihklas, Mahatma, Bambu Kuning, dll. Pada generasi ini ditandai dengan mulai dirubahnya gerakan kaki, yang semula gerakan kaki cenderung selalu sejajar, maka kini berlaku gerakan menyilang (mata kaki dipertemukan), yang konon lebih memperkuat produksi tenaga dalam.


***


CARUT MARUT TENAGA DALAM METAFISIK (TDM)

Perkembangan yang pesat dari TDM, tidak terlepas dari berbagai carut-marut yang hadir bersamanya. Berbagai hal yang “tidak jelas” dan “bias” anehnya justru membuat tenaga dalam, khususnya TDM generasi ke-4 menjadi sangat populer.

Penulis tidak men-generalisasi bahwa seluruh perguruan TDM memiliki kontribusi dalam menghadirkan carut-marut ini, sebagai contoh masih banyak perguruan yang tetap memiliki akar Martial Arts, sehingga benar-benar menempatkan Tenaga Dalam ini pada fungsi yang sebenarnya, yaitu wilayah “Kasepuhan” alias Metafisik. Akan tetapi khususnya perguruan yang murni merupakan “Perguruan Tenaga Dalam Metafisik” semata, pada umumnya secara sadar atau tidak, seringkali berkontribusi terhadap ke-carut-marutan ini.

Berikut ini penulis akan memberikan paparan bebas terhadap hal-hal yang memiliki konstribusi dalam ke-carut-marutan dunia TDM ini :

Pemisahan antara Martial Arts dan TDM

Kenapa pada umumnya TDM moderen menghilangkan akar tenaga dalam yaitu Martial Arts (pencak silat), dan langsung “melompat” ke TDM murni ?!

Jawabannya sederhana, yaitu permintaan pasar ! Karena masyarakat secara umum sangat sedikit yang berminat untuk menekuni Martial Arts, dalam hal ini adalah pencak silat, karena olah fisik yang melelahkan, serta membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebaliknya masyarakat cenderung untuk “shortcut”, dan memilih untuk menjadi “sakti” dengan cara yang mudah dan dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu TDM murni (tanpa Martial Arts) menjadi alternatif pilihan yang menarik.

Objective Yang Tidak Jelas

Seorang calon praktisi yang akan mendaftarkan diri ke suatu perguruan TDM biasanya tidak pernah mempertanyakan Objective yang akan dicapai dalam pelatihan yang akan diikuti, demikian juga pihak perguruan juga tidak pernah menjelaskan. Silakan anda mencoba untuk bertanya kepada salah satu praktisi TDM : “Pak, di tingkat berikutnya anda kira-kira memiliki kemampuan apa ?”, maka kemungkinan besar praktisi tersebut tidak akan dapat menjawab secara tegas, dan alternatif jawabannya mungkin adalah : “Saya akan menguasai teknik pengendalian halus”, walaupun tetap tidak akan dapat menjawab bahwa kemampuan tersebut (teknik) dapat dimanfaatkan untuk hal apa ?

Sebenarnya sudah cukup “klop” sih ! Praktisi tidak akan “bertanya”, sehingga perguruan juga tidak perlu “menjawab” ! Dan ini akan berlangsung bertahun-tahun, biasanya sampai dengan sang Praktisi merasa bosan dan menghentikan latihannya.

Berlindung Dibalik Istilah

Perguruan TDM biasanya berlindung di balik istilah “Seni Pernapasan Untuk Kesehatan”. Dan selalu mengatakan bahwa tujuan utama dari mempelajari TDM adalah “untuk kesehatan diri sendiri” dan juga “untuk menyembuhkan orang lain”.

Sebenarnya sampai dengan tahapan ini masih terhitung “wajar” dan “benar” karena memang Jurus tenaga dalam jika dilakukan sungguh-sungguh akan sama dengan olah fisik alias olah raga, kemudian teknik pernapasan yang benar akan membuat minimal paru-paru (alveoli) menjadi sehat dan berkembang.

Akan tetapi pada prakteknya di “lapangan” justru sering terjadi proses “miss direction” dan “confusing” yang terstruktur, mulai dari pernyataan-pernyataan lisan, sampai dengan penggelaran berbagai demonstrasi yang tidak ada kaitannya dengan “kesehatan”, misal : pematahan benda keras, bermain “mental-mentalan”, bermain “air keras”, dst. Hal-hal semacam ini akan membimbing seluruh praktisi “berpikir salah” dan menganggap bahwa selain untuk “menjaga kesehatan”, maka kemungkinan TDM yang mereka pelajari justru dapat dipergunakan untuk berbagai aplikasi fisik, termasuk “Self Defense” ?!

Hal ini masih diperparah lagi dengan trik yang biasa dimainkan dalam gelar demonstrasi yang acapkali mencampurkan sesuatu yang “biasa-biasa” saja ditambah dengan sesuatu yang memang “luar biasa”, yang akan menghasilkan efek psikologis menjadi seakan-akan seluruhnya adalah “luar biasa”. Hal ini merupakan bagian dari proses “miss direction” dan “confusing” yang nanti akan dijelaskan lebih jauh.

***

Berikutnya akan dipaparkan berbagai demonstrasi dan pengajaran di TDM yang berpotensi untuk menghasilkan “miss consception”, “miss direction”, dan “confusing”.

DEMONSTRASI “MENTAL-MENTALAN”

Demonstrasi ini benar-benar berpotensi untuk menimbulkan kesalah-pahaman, mengingat naluri manusia yang ingin “sakti” dengan hanya sedikit usaha.

Seorang praktisi dikelilingi oleh beberapa orang yang berperan sebagai “musuh”. Dan ketika dilakukan “penyerangan”, maka seluruh musuh akan terpental cukup hanya dengan satu “kibasan” halus saja. Luar biasa !

Bahkan pada praktisi yang telah terlatih, dapat berlangsung proses yang ajaib, yaitu lawan benar-benar terkunci dan akan mengikuti gerakan jurus yang dilakukan oleh praktisi, tidak jarang diikuti oleh suara-suara kesakitan dari sang “lawan”. Sebagai contoh, pada demontrasi di perguruan “Nampon Trirasa” yang dikenal dengan istilah “tembak-tembakan”, gerakan antara praktisi dan “lawan” akan menjadi sedemikian indahnya, dimana lawan dapat benar-benar terpental dalam posisi “salto”, karena “dipotong” oleh praktisi. Pada demonstrasi yang lain, lawan akan “tertusuk” tenggorokkannya sehingga mengeluarkan suara kesakitan, karena terkena jurus “colok”. Luar biasa !

Tetapi kenapa ya ? Tidak ada satupun praktisi TDM yang menjadi pemenang di kejuaraan “Free Style Martial Arts”, seperti “UFC”, “Pride”, dsb. ?? Kan seharusnya mereka ini sangat hebat, karena pasti lawan tidak akan dapat menyentuh mereka ?

Sebenarnya Apakah Yang Terjadi ?

Sebenarnya yang terjadi hanyalah fenomena biasa yang tidak terlalu istimewa, dan setiap orang termasuk anda dapat melakukannya. Pada dasarnya, melalui teknik tertentu yang sangat sederhana kita dapat “melontarkan” diri, dan karena ini bekerja di tingkat “Subtle Energy” maka fenomenanya adalah kita seakan-akan kita “menabrak” suatu bantalan maya berupa “energi”. Hal ini merupakan pengetahuan lama yang dikenal dengan istilah “Krachtologi”.

Mau mencoba ? Silakan gambarkan garis “maya” dengan pikiran anda, anggap saja ini adalah garis perlindungan. Kemudian tarik nafas dalam, tahan di bawah perut, lalu “tabraklah” garis maya ini, maka anda akan merasakan adanya “dorongan” akibat energi dari garis maya tersebut. Mirip dengan fenomena 2 magnet berkutub sama yang dibenturkan !

Selanjutnya, melalui proses latihan dan “sinkronisasi” antara praktisi dan “lawan”, maka akan dihasilkan berbagai fenomena “tabrakan” yang sangat spektakuler.

Yang intinya adalah, bahkan untuk dapat “terpental”, maka seseorang harus “berlatih” terlebih dahulu !

Apakah hal ini berlaku di dunia riel ? Karena dalam pengajaran TDM biasanya dikaitkan dengan konsep “jika lawan dalam keadaan emosi maka akan muncul energi negatif yang akan membuatnya terpental”. Tentu saja kemungkinan selalu ada, tetapi mungkin hanyalah 1000 : 1, sehingga tidak layak untuk di-generalisir. Hal yang umum terjadi justru seseorang menjadi “babak belur” karena secara konyol mencoba “mengerahkan” TDM pada saat “Real Combat” !

Miss Conception & Miss Direction

Demonstrasi “mental-mentalan”, “tembak-tembakan”, “adu pancer”, dan berbagai istilah lainnya cenderung menimbulkan “miss conception” dan “miss direction” yang akan membawa siapapun juga yang menyaksikannya untuk menganggap bahwa TDM efektif dimanfaatkan dalam Physical Self Defense.

Penulis sendiri memiliki pengalaman menarik, yaitu setiap penulis memberikan penjelasan atas demonstrasi ini, kemudian penulis mendemonstrasikannya, maka tetap ada saja yang menanyakan kembali “Pak, apakah ini dapat dipergunakan untuk menghadapi penjahat ?”. Menarik ! Sudah dijelaskan, tetap masih bertanya secara “tidak cerdas” ! Kenapa ?
Karena manusia mahluk yang senang “berharap” ! Berharap, jangan-jangan memang bisa …….!

DEMONSTRASI “AIR KERAS”

Konon setelah mempelajari TDM, maka seseorang akan kebal terhadap air keras. Demonstrasi biasanya diawali dengan melarutkan “uang logam” ke air keras dimaksud, kemudian air keras tersebut disiramkan ke tangan praktisi.

Benarkan demikian ? Ya benar ! Karena “air keras” versi tenaga dalam sesungguhnya adalah “air keras” yang bukan “air keras” ! Di pasaran beredar 2 jenis “air keras” yang masing-masing merupakan zat kimia yang saling berbeda, dimana keduanya sama-sama dapat melarutkan logam, tetapi salah satu dari mereka justru tidak berefek pada kulit manusia, hanya menimbulkan sedikit rasa gatal. Silakan anda belajar membedakan kedua jenis “air keras” ini !

*****

Dan masih banyak lagi demonstrasi yang cenderung mengarah kepada “pembodohan masyarakat”, akan tetapi rasanya “kurang etis” juga jika penulis membongkar semuanya ! Silakan pembaca mulai berpikir analitis dan kreatif untuk menemukan “keganjilan-keganjilan” lainnya.

Menyingkap Tabir Tenaga Dalam Nusantara #8 (TAMAT)

August 11, 2009 at 2:09am

Dunia Tenaga Dalam sebenarnya merupakan dunia “abu-abu”, dimana kita membutuhkan teknik berpikir tertentu untuk dapat memperoleh manfaat dari fenomena yang ditimbulkannya.

Walaupun penulis memiliki latar belakang pendidikan dan profesi yang sangat lekat dengan dunia otak kiri, akan tetapi perlu pembaca ketahui bahwa penulis tidak termasuk dalam golongan yang “skeptis” terhadap hal-hal yang yang bersifat “irrasional”.

Demikian juga walaupun penulis menekuni dunia Hypnosis yang identik dengan pengetahuan pikiran bawah sadar, akan tetapi penulis juga berupaya untuk tidak gegabah untuk merelasikan segala sesuatunya dengan “pikiran bawah sadar”. Kenapa ? Karena “pikiran bawah sadar” sekalipun sesungguhnya merupakan salah satu “model” untuk kepentingan keilmuan Hypnosis itu sendiri. Apakah sesungguhnya “pikiran bawah sadar” itu sendiri ? Tidak seorangpun akan dapat menjawabnya secara benar !

Secara alamiah, dalam upaya menyerap pemahaman, manusia berhadapan dengan proses : Generalization, Deletion, dan Distortion. Dimana hal inilah yang menyebabkan perbedaan “peta” antara manusia satu dan lainnya, walaupun melakukan observasi pada teritori (wilayah) yang sama.

Khusus dalam pembahasan tenaga dalam ini, penulis telah melewati berbagai eksperimen yang cukup panjang, dimana kesimpulan dari pengamatan dan eksperimen ini sangat variatif, bahkan terdapat beberapa hal yang masih menyisakan “misteri” alias belum dapat ditarik kesimpulan sama sekali.

***

KESIMPULAN SEMENTARA

Tradisi Tenaga Dalam secara umum adalah suatu metodologi untuk menghasilkan “Subtle Energy”, dimana setiap tradisi yang berbeda atau teknik yang berbeda akan menghasilkan “Subtle Energy” yang berbeda pula.

TD Fisik secara umum akan menghasilkan “Subtle Energy” yang sangat kuat dan nyaris memiliki sifat fisik, dan “Subtle Energy” yang dihasilkan berfungsi sebagai extension atau perluasan dari kemampuan fisik.

TD Metafisik secara umum akan menghasilkan “Subtle Energy” yang lebih halus, dan hanya bermanfaat untuk aplikasi Metafisik.

***

Secara teknologi, tradisi Tenaga Dalam dapat dianggap sebagai suatu sistem penghasil “Subtle energy” yang telah “Out of Date” karena pada saat ini telah hadir dalam kebudayaan manusia berbagai sistem yang jauh lebih efisien dan efektif.

Sebagai analogi, pada jaman dahulu nenek moyang kita “membuat api” dengan cara yang sangat primitif, yaitu menggosokkan batu, kayu, dsb. Pada hari ini api dengan mudah dapat diperoleh melalui korek api gas. Subtle Energy ini dapat dianalogikan sebagai “api”, sehingga pada hari ini banyak cara yang jauh lebih mudah untuk mendapatkannya.

Secara umum, pada saat ini “Subtle Energy” dapat dihasilkan secara efektif melalui 2 sistem utama, yaitu : (1). Melalui kekuatan pikiran (2) Melalui “channeling”.

Sebagai Ilustrasi :

Pada tahun 1999, ketika penulis pertama kali mengajarkan teknik Reiki, terdapat cukup banyak guru tenaga dalam yang tertarik untuk mempelajarinya. Kenapa ? Karena sistem penyembuhan dengan teknik reiki ternyata jauh lebih mudah dan efisien dibandingkan teknik penyembuhan melalui teknik tenaga dalam. Penyembuhan melalui teknik tenaga dalam pada umumnya melelahkan dikarena membutuhkan konsentrasi, dan juga penyembuh berpotensi untuk terkontaminasi penyakit dari pasien yang tengah disembuhkan.

Teknik Reiki merupakan salah satu sistem untuk mengakses “Subtle Energy” dengan konsep “channeling” yang justru tidak membutuhkan konsentrasi alias de-konsentrasi.

Dengan inspirasi yang diperoleh dari teknik “channeling”, maka beberapa perguruan tenaga dalam mulai mengkonversi metodologinya, salah satunya adalah teknik pengisian “Chi” tidak lagi dilakukan dengan teknik pernapasan, tetapi melalui teknik “Channeling”.

Demikian juga dengan uji coba pematahan benda keras, yang ternyata jauh lebih dahsyat hasilnya ketika menggunakan teknik “kekuatan pikiran” semata.

***

Sepenggal Kisah Mengenai Subtle Energy

Pada tahun 2006, penulis menyelenggarakan suatu pelatihan yang berkaitan dengan Subtle Energy di Denpasar, tepatnya di Inna Sindhu Beach Hotel, Sanur. Pada saat itu penulis juga didampingi oleh beberapa asisten pelatih, diantaranya adalah Sdr. Rully Rachmansyah dan Sdr. Anton Mujahidin yang keduanya kini lebih dikenal sebagai pelatih hipnotis & hipnoterapi di kota Jakarta dan Medan. Panitia penyelenggara pada pelatihan tersebut adalah Bp. Cipto Hadi yang kini lebih dikenal sebagai seorang Hypnothrerapist di kota Denpasar. Peserta pelatihan tersebut sekitar 30 orang.

Pada sore hari, seperti yang sudah2, penulis mendemokan apa yang penulis sebut sebagai energi "initi besi", yaitu semacam teknik baju besi yang biasa dipelajari di Qi-Gong.

Penulis meminta salah seorang peserta untuk maju ke depan, dengan pertimbangan bahwa peserta ini tampil dengan sangat luar biasa pada demo-demo pematahan benda keras yang digelar beberapa jam sebelumnya.

Penulis meminta peserta ini untuk membuka baju, melakukan kontraksi di daerah badan belakang, dan mengerahkan "Chi" besi-nya, lalu penulis dengan menggunakan golok bali yang sangat tajam (bukan golok rekayasa yang biasa didemokan paranormal) untuk mengiris punggung belakang-nya secara vertikal dari leher sampai ke pinggang (kira-kira sepanjang 40 cm). Apa yang terjadi ? Tiba-tiba kulitnya robek (benar-benar tidak terlindungi) dan tentu saja darah mengucur sangat deras (karena robek dalam kondisi kontraksi), dengan disaksikan oleh puluhan mata peserta. Penulis merasa penasaran, karena selama ini tidak pernah terjadi hal semacam ini, dan penulis mengulanginya kembali dengan membuat sayatan di sebelahnya, yang ternyata juga merobek kulit peserta tersebut, dan dapat dibayangkan bahwa darah begitu derasnya mengucur di tubuh belakang tersebut.

Dalam kepanikan yang luar biasa ini, secara unconscious penulis menempelkan kedua belah tangan ke daerah luka tersebut dan mengalirkan "Subtle Energy", kemudian penulis secara tiba-tiba memasuki "state" tertentu yang kira-kira mengakibatkan munculnya "Subtle Energy" yang paling tepat untuk kondisi dimaksud. Proses berlangsung kurang lebih 20 menit dalam suasana yang sangat tegang, dan tanpa disadari proses penyembuhan ini dilakukan tetap dalam posisi berdiri, baik penulis maupun praktisi.

Pada sekitar menit ke 10, mulai muncul keajaiban, yaitu luka mulai "menutup" dan selanjutnya semakin menutup, dan akhirnya benar-benar tertutup, persis seperti penutupan retsleting celana, dan akhirnya hanya menyisakan bekas seperti halnya jika tubuh kita disabet dengan lidi.

Dan yang menarik, seluruh peserta pelatihan memberikan tepuk-tangan meriah. Kenapa ? Karena mereka menyangka bahwa yang baru saja terjadi adalah demonstrasi penyembuhan luka. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa yang baru saja berkangsung sesungguhnya adalah demonsrasi teknik "baju besi" yang gagal total !

Para pembaca yang merasa skeptis dengan kisah ini, penulis persilakan untuk melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang hadir pada peristiwa tersebut.

Apa yang dapat dipetik dari kisah ini ?

Pelajaran yang paling berharga bagi penulis adalah apa yang disebut sebagai "State", dimana "State" ini sangat menentukan dalam sukses atau tidaknya penggunaan "Subtle Energy". Peserta tadi mengalami kegagalan dalam mendemonstrasikan "baju besi" hanyalah karena ia tidak memperoleh "State" yang tepat. Penulis berhasil menyembuhkan, dikarenakan penulis secara unconscious memasuki "State" yang tepat, yang dalam hal ini timbul antara lain karena faktor tanggung-jawab dan juga rasa malu yang timbul karena kegagalan yang terjadi.

"State" ini bukan produksi dari kemampuan Self Hypnosis semata, tetapi lebih kompleks dari yang kita duga, karena melibatkan berbagai komponen lainnya, misal : Belief, Value, fisiologi, dll.

Dan yang jelas, mulai saat itu penulis tidak pernah lagi mendemonstrasikan kemampuan "baju besi" ! Terlalu mahal resiko yang hadir bersama demonstrasi ini.


PENUTUP

Penulis berharap bahwa tulisan sebanyak 8 seri ini kiranya dapat menjadi wacana bagi mereka yang tertarik untuk menekuni dunia esoterisme, khususnya tenaga dalam.

Melalui wacana ini diharapkan para pembaca dapat menempatkan “Tradisi Tenaga Dalam” dalam perspektif yang lebih proporsional dan tidak berlebihan.

Selain itu penulis berharap bahwa “Tradisi Tenaga Dalam” hendaknya dipandang sebagai metodologi atau sistem yang diciptakan oleh nenek moyang kita sebagai salah satu “tools” untuk menghadapi kehidupan, dimana sebagai sistem atau “tools” maka kitapun dapat menyempurnakannya agar lebih sesuai dengan kehidupan moderen, bahkan untuk itu kitapun dapat meninggalkan “cara-cara lama” dan beralih ke “cara-cara baru” !

Akhirnya semuanya akan kembali kepada para pembaca terhormat !

“Ambil hal-hal yang memberdayakan, dan sebaliknya buanglah hal-hal yang tidak memberdayakan !”


<TAMAT>

Salam,

Yan Nurindra
Pengamat Esoterisme Indonesia

 

10 tips jitu tetap semangat

 

Banyak hal positif yang dapat Agan lakukan di tengah kesibukan rutin. Nikmatilah hidup sembari bekerja, niscaya Agan akan tetap mempertahankan semangat dan memiliki kehidupan yang bertenaga.

  

1.Berikanlah Lebih

Jadilah orang yang selalu memberikan ‘lebih’ dalam apa saja yang Anda lakukan. Jadikanlah ‘totalitas’sebagai gaya hidup Anda karena kebiasaan membentuk karakter. Berilah tanpa mengharap imbalan dan pujian.

 

2.Kurangi ketegangan

Orang bijak bilang: “Suatu saat nanti kamu akan tertawa jika teringat ak an hal ini.” Kurangilah stres dengan berpikir bahwa segala sesuatu dalam hidup Anda pasti akan berjalan lebih baik. Walaupun kondisi pada saat ini tidak mendukung Anda untuk bersemangat. Milikilah kerangka berpikir positif! Lihatlah setiap situasi sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Jangan lupa untuk tetap tertawa.

 

3.Kuasailah kebiasaan Anda

Kebiasaan dapat membuat Anda menjadi lebih baik atau lebih buruk. Pastikanlah untuk memiliki kebiasaan yang memiliki efek yang baik bagi diri & hidup Anda. Lenyapkanlah kebiasaan buruk yang merugikan.

 

4.Pilihlah lingkungan anda

Perhatikan, siapa saja orang yang sangat berpengaruh dalam hidup Anda? Kita semua terbentuk oleh lingkungan kita. Setiap orang yang ada di sekeliling kita mempengaruhi kepribadian, kepercayaan, dan nilai-nilai yang kita anut. Jadi, siapa orang terdekat Anda? Pastikan bahwa mereka mendukung Anda untuk maju. Hindari orang yang mengha-langi perkembangan dan mematikan semangat Anda.

 

5.Luangkan waktu untuk kegiatan yang anda sukai

Seringkali kita berupaya keras untuk berlari mengejar kemajuan dalam kehidupan kita, hingga melupakan hal-hal yang membuat kita bahagia. Jika terlalu tegang, Anda menjadi lelah jiwa raga, dan bosan. Kembalikan semangat Anda dengan meluangkan waktu untuk melakukan hobi Anda. Lakukanlah secara teratur.

 

6.Pecahkan masalah yang menghimpit anda

Masalah yang belum terpecahkan berpotensi untuk menguras enerji kita. Cari tahu, masalah apa saja yang menghimpit jiwa dan membuat Anda tertekan. Carilah solusi atas masalah Anda. Selesaikanlah urusan yang belum selesai, sep erti melunasi hutang, menyelesaikan skripsi atau pekerjaan yang belum beres. Dijamin, Anda akan menjadi lega setiap satu masalah selesai. Bereskan saja semuanya, supaya Anda kembali bersemangat!

 

7.Fokus!Fokus!Fokus!

Enyahkan kecerobohan dan hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup Anda dengan fokus pada apa saja yang sedang Anda lakukan saat ini. Kembangkanlah kebiasaan untuk melakukan satu saja pekerjaan. Fokuslah pada hal itu hingga pekerjaan itu selesai. Berilah perhatian pada detail untuk meraih kesempurnaan.

 

8.Sisihkan Waktu untuk Menyusun hidup anda

Kebanyakan orang menyerah pada keadaan dan tidak memperjuangkan hidup mereka. Akibatnya hidup mereka menjadi tak menentu dan tanpa arah serta tujuan. Hindarilah hal ini dengan mengetahui apa yang Anda inginkan. Ketahuilah impian Anda. Anda ingin menjadi apa? Kehidupan seperti apa yang Anda dambakan? Apa sumbangsih Anda bagi manusia dan dunia? Jadilah orang yang proaktif dengan berusaha menata diri dan hidup Anda ke arah yang lebih baik. Susunlah rencana dan berjuanglah!

 

9.Menjaga Kesehatan jiwar aga

Makanlah makanan yang bergizi, jangan hanya asal kenyang. Miliki tidur yang berkualitas. Berolahragalah secara teratur. Lakukan segala upaya untuk menunjang raga kita tetap sehat. Karena kesehatan tubuh berpengaruh pada kesegaran mental. Usahakan untuk berada dalam lingkungan yang ‘sehat’, hindari lingkungan yang penuh tekanan, carilah kehidupan yang lebih baik. Berbagilah bersama sahabat. Jangan lupa bahwa Tuhan itu ada, berserah & berdoalah!

 

10.Berinvestasi pada otak & fikiran anda

Pikiran Anda adala h komputer yang tercanggih di dunia! Up grade yourself! Maka, jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan bakat Anda. Jangan malas mempelajari keahlian baru yang akan meningkatkan kesehatan, kekuatan mental, dan performa kerja kita. Jangan takut mencoba pengalaman baru. Hal baru dapat menstimulasi pikiran kita. Gunakanlah pengetahuan yang Anda miliki untuk berkarya, mengajar, mendukung orang lain, dan berpartisipasilah dalam membuat dunia menjadi lebih baik.

Jangan Menyerah…

 

 

Phoenix Mind Institute

 

 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ARTIKELIUS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger